Comeback Dramatis! Pelita Jaya Rebut Game 1 Final IBL 2026 atas Bogor Hornbills

Tertinggal sembilan poin di tiga menit terakhir kuarter keempat, Pelita Jaya Jakarta menolak menyerah — memaksakan overtime, lalu merebut Game 1 Final IBL GoPay 2026 dengan skor 90-87 atas Bogor Hornbills, Jumat (19/6) di PJ Arena, Jakarta.

Kemenangan dramatis ini membawa Pelita Jaya memimpin 1-0 di seri Best-of-Five — tinggal dua kemenangan lagi dari gelar. Bagi Hornbills, yang menembus final untuk pertama kalinya dalam sejarah klub setelah menyingkirkan Satria Muda, ini adalah peluang emas yang lepas.

Perrin Buford menjadi penyelamat tuan rumah. Forward 32 tahun itu mengemas 32 poin (11/21 tembakan, 8/10 free throw), 11 rebound, sembilan assist, dan satu steal — termasuk tembakan penyama kedudukan di detik-detik akhir kuarter keempat yang menyeret laga ke overtime.

Kebangkitan Pelita Jaya disulut Darious Moten, yang mencetak lima poin beruntun saat timnya tertinggal sembilan angka. Di bawah ring, mantan pemain NBA Jeff Withey mendominasi dengan 20 poin dan 10 rebound; tuan rumah unggul telak 42 points in the paint. Kapten Andakara Prastawa Dhyaksa nyaris tak terlihat sepanjang empat kuarter (dua poin), namun tampil sebagai pahlawan di overtime dengan enam dari 14 poin timnya.

“Pelatih memberi saya kesempatan kedua di overtime, dan kami akhirnya menang. Untuk Game 2, kami tidak boleh mengulang kesalahan yang sama,” ujar Buford, seperti dikutip IBL Indonesia.

Hornbills sejatinya tampil berani — lima pemainnya mencetak angka dobel digit, dipimpin Travin Thibodeaux (22 poin, 10 rebound, tujuh assist) dan Stephaun Branch (22 poin, sembilan assist, lima steal). Sempat unggul 76-67, mereka kehilangan momentum akibat turnover di saat krusial.

Kedua tim kembali bentrok di Game 2, Minggu (21/6) di PJ Arena, Jakarta.

Koleksi Momen Bersejarah Ini — 2026 IBL Official Trading Cards

Final sepanas ini layak diabadikan. 2026 IBL Official Trading Cards x FANGIR kini tersedia — kartu resmi berlisensi yang menampilkan seluruh bintang IBL Season 2026, termasuk para pemain yang tengah berebut gelar.

Setiap rilisan menghadirkan 167 base card dari 11 klub, Insert Card seri The Ace & Chronicle of Captain, chase parallel langka (Red /50, Blue /25, Orange /10, Black /1), dan Autograph Card bertanda tangan asli.

Pilih format koleksimu:

  • Pack — 5 kartu acak, cara termudah memulai perburuan
  • Box — 7 pack, dijamin insert & chase parallel
  • Case — 10 box, dijamin 2 Autograph Card

Koleksi 2026 IBL Trading Cards sekarang →

Sumber pertandingan: IBL Indonesia.

Back to blog