Top Skor Liga Indonesia

10 Top Skor Sepanjang Masa Liga Indonesia

Gelar pencetak gol atau “top skorer” sepanjang Liga Indonesia secara resmi telah berjalan mulai dari musim 1994-2019. Saat itu kompetisi professional Liga Indonesia menelurkan pemain yang bersinar di tiap pagelaran liga, baik lokal maupun asing. Beberapa pemain sukses meraih gelar top skor Liga Indonesia sebagai pencetak gol terbanyak Liga Indonesia dalam 1 musim. Seperti pertama kali liga bergulir (1994), sudah ada nama Peri Sandria—penyerang Bandung Raya yang menjadi top skorer dengan mencetak 34 gol.

Saat ini persaingan menuju perebutan gelar top skorer Liga 1 Indonesia musim 2021/2022 masih berlangsung dengan nama Ilija Spasojevic memimpin dengan 21 Go hingga pekan-30. Sedangkan, top skor sepanjang masa tentu harus melihat kembali statistik dari awal kompetisi. Selama lebih dari 2 dekade Liga berjalan, ribuan gol telah tercipta dari para pemain di berbagai pertandingan.

Melihat rekor gol sepanjang masa Liga Indonesia tentunya asa pemain lokal masih terjaga karena loyalitas bermain di kompetisi dalam negeri. Di daftar teratas, hanya ada nama Boaz Salossa dan Cristian Gonzales yang masih bermain hingga saat ini.

Berdasarkan data Wikipedia, FanGir merangkum daftar 10 top skorer sepanjang masa Liga Indonesia sejak 1994.

Julio Lopez – 110 Gol

Julio Lopez atau biasa dipanggil J-Lo merupakan pemain asal Chili yang pernah bermain di kompetisi Liga Indonesia bersama banyak klub besar. Sebagai penyerang, J-Lo pernah bermain untuk beberapa tim besar tanah air dengan menciptakan banyak gol sehingga dinobatkan sebagai top skorer sepanjang masa.

Produktivitasnya terlihat dari klub-klub yang pernah dibela seperti PSIS Semarang, ia berhasil menciptakan 51 penampilan dengan 36 gol, Persib Bandung dengan 7 gol, PSM Makassar 15 gol, Persiba Balikpapan 15 gol, Persisam Samarinda 14 gol, Persijap Jepara 12 gol, dan terakhir bersama Persikabo Bogor 11 gol.

Selama berkiprah di Indonesia, total J-Lo mencatatkan 192 penampilan dengan total 110 gol dari tujuh klub yang berbeda. Konsistensi permainan yang cukup untuk menghantarkannya sebagai pencetak gol sepanjang masa Liga Indonesia dengan menempati posisi ke-sepuluh.

Ilham Jayakesuma – 111 Gol

Legenda Timnas dan Persita Tangerang telah dinobatkan sebagai striker legendaris pada masanya yang banyak meraih gelar top skorer di kompetisi liga. Berawal dari tahun 2002 usai mengemas 26 gol sekaligus menjadi pemain terbaik Liga Indonesia 2002 untuk Persita Tangerang. Kecintaannya berseragam Pendekar Cisadane mampu menjadikan Ilham mencatatkan 101 gol dari 170 penampilan selama periode 1996-2006, 2007-2008, dan 2009-2010. Kemudian bersama Persisam Samarinda mencetak 9 gol dari 28 penampilan, dan Mitra Kukar hanya mencetak 1 gol dari 8 pertandingan.

Hilton Moreira – 116 Gol

Hilton Moreira merupakan pemain sepak bola asal Brasil yang pernah bermain di kompetisi Liga Indonesia sejak 2005. Berposisi sebagai penyerang membuat Hilton tampil untuk beberapa klub besar tanah air sekaligus menjadikannya terdaftar dalam jajaran top skorer sepanjang masa.

Sebanyak 116 gol ia jaringkan bersama klub yang ia bela seperti Deltras Sidoarjo 30 gol dari 65 penampilan musim 2005-2006 dan 2007-2008, Persib Bandung 32 gol dari 82 penampilan musim 2008-2011 dan 2012-2013, Sriwijaya FC 43 gol dari 91 penampilan musim 2011-2012, dan 2016-2017, dan Persipura Jayapura 11 gol dari 29 pertandingan musim 2018.

Aliyudin – 133 Gol

Aliyudin merupakan pemain sepak bola yang berposisi sebagai striker yang pernah membela klub rival terbesar di kompetisi Liga Indonesia, Persija dan Persib. Namanya mencuat setelah menjadi bomber mungil yang terdaftar di urutan teratas pencetak gol sepanjang masa. Berasal dari Pelita Krakatau Steel ia berhasil mengemas 22 gol dari 47 penampilan musim 2002-2003, Persikota Tangerang 37 gol dari 73 penampilan, Persija Jakarta 35 gol dari 83 penampilan musim 2007-2011, Persib Bandung 2 gol dari 27 penampilan musim 2011-2012, dan Sriwijaya FC 65 gol. Setelah pensiun dari sepak bola, Aliyudin langsung mengambil kursus kepelatihan lisesi AFC.

Alberto Goncalves – 156 Gol

Alberto Beto Goncalves atau akrab disapa Beto merupakan pemain sepak bola asal Brasil yang telah dinaturalisasi karena kecintaannya dengan Indonesia. Pemain 41 tahun ini, masih aktif bermain untuk Madura United dan terus menciptakan sejumlah gol demi gol bersaing di daftar pencetak gol sepanjang masa Liga Indonesia. Selama berkarir di tanah air, bomber identik nomor 9 ini tak asing bagi kiper lawan dan pernah menyabet predikat raja top skor.

Sejak musim 2009-2010, Beto telah silih berganti menjadi pemain penting di klub yang dibelanya. Persipura Jayapura menjadi klub penting yang melambungkan dirinya dengan mengemas 43 gol dari 62 penampilan musim 2009-2010 dan 2011-2012, Persijap Jepara 4 gol dari 14 penampilan musim 2010-2011, Arema Malang 26 gol dari 55 penampilan, Sriwijaya 83 gol dari 74 penampilan musim 2016-2018, sedangkan di Madura United, Beto masih aktif bermain dengan mengemas 18 gol dari 27 penampilan sementara.

Kurniawan Dwi Yulianto – 167 Gol

Kurniawan atau “Si Kurus” julukkan mautnya merupakan pemain sepak bola Indonesia yang sukses berkarir di kompetisi lokal maupun luar negeri. Klub Eropa juga pernah dijajal Kurniawan saat remaja seperti Sampdoria (Italia) dan FC Luzern (Swiss). Hal itu yang menjadi asa pemain kelahiran Magelang yang menjadi predator ganas di depan gawang saat kembali ke kompetisi lokal. Kurniawan telah bermain di Liga Indonesia selama periode 1999-2013 dengan mengemas 167 gol.

Klub pertama yang dibela pada musim 1999-2001 adalah PSM Makassar dengan 37 gol dari 58 penampilan, selanjutnya PSPS Pekanbaru 28 gol dari 50 penampilan di musim 2001-2003, Persebaya Surabaya 14 gol dari 28 penampilan musim 2003-2004, Persija Jakarta 10 gol dari 18 penampilan musim 2004-2005, PSS Sleman 11 gol dari 16 penampilan musim 2006-2007, Persitara 14 gol dari 32 penampilan musim 2007-2008, Persisam 10 gol dari 22 penampilan musim 2008-2009, Persela Lamongan 7 gol dari 24 penampilan, Pro Duta FC 6 gol dari 9 penampilan musim 2011-2012, dan Persipon Pontianak 9 gol dari 18 penampilan musim 2012-2013.

Boaz Salossa – 182 Gol

Boaz Theofilus Erwin Solossa lebih dikenal dengan Boaz Solossa merupakan pemain sepak bola Indonesia yang bersinar bersama Persipura Jayapura di Liga Indonesia. Selama berkarir bersama Mutiara Hitam, Boaz pernah mencatatkan sejarah baru bagi striker lokal untuk bersaing dengan pemain asing dalam daftar top skor kompetisi satu musim. Boaz berhasil mendominasi gelar individu atau top skor pada tiga edisi 2008-2009, 2010-2011 dan 2013.

Sehingga namanya masuk dalam jajaran top skorer sepanjang masa Liga Indonesia. Persipura Jayapura menjadi klub penghasil gol Boaz yang dimulai pada musim 2004-2021 dengan 182 gol dari 305 penampilan. Meski berada di posisi ketiga, nampaknya dengan konsistensi bermain di Liga bersama Borneo FC membuat peluang menggeser Budi Sudarsono yang hanya berjarak 3 gol.

Budi Sudarsono – 185 Gol

Budi Sudarsono merupakan legenda sepak bola Indonesia bersama Ilham Jayakesuma dan Bambang Pamungkas yang menjadi andalan Timnas dan klub masing-masing. Kualitas dan gacornya si “Ular Phyton” terbukti dengan menjadi pencetak gol sepanjang masa. Bermain sejak 1999-2007 dan 2008-2014 bersama beberapa klub diantaranya Persebaya, Persija Jakarta, Deltras Sidoarjo, Persik Kediri, Persib Bandung dan Sriwijaya FC.

Bambang Pamungkas – 210 Gol

Sosok idaman Timnas Indonesia dan Persija Jakarta ini memang pantas untuk berada di posisi teratas daftar pencetak gol sepanjang masa Liga Indonesia. Bambang Pamungkas telah menjadi raja gol bagi Macan Kemayoran dengan loyalitasnya sejak musim 1999-2019. Pernah sempat membela klub Malaysia dan Pelita Bandung Raya karena kasus dualisme, kecintaanya berseragam Persija dipertaruhkan kembali hingga masa pensiun. Bersama Persija, Bambang Pamungkas telah menciptakan rekor gol mencapai 210 gol dari 342 penampilan. Sedangkan bersama Pelita Bandung Raya, Bepe—akrab disapa telah mencetak 10 gol dari 25 penampilan musim 2013-2014.

Cristian Gonzales – 252 Gol

Nomor urut pertama sudah dipastikan bertahan dari tahun sebelumnya. Apalagi Cristian Gonzales saat ini masih aktif menjadi pemain kunci dari klub Liga Indonesia. Kemungkinan besar produktivitas gol-nya masih terus bertambah dan hampir sulit dikejar oleh pesaingnya. El Loco Gonzales menjadi striker menakutkan bagi tim lawan, karena dengan cara apapun ia bisa mencetak gol. Hingga prestasi-nya bersama klub yang ia bela juga terbukti memuaskan.

Sejak 2003-sekarang Cristian Gonzales telah menciptakan 252 gol dari 336 penampilan bersama 5 klub berbeda. Di awal musim bersama PSM Makassar ia langsung menciptakan 32 gol dari 56 penampilan, pindah ke Persik Kediri namanya semakin besar Ketika menyumbang 102 gol dari 95 penampilan, Persib Bandung 41 gol dari 64 penampilan, Persisam 18 gol dari 32 penampilan, dan Arema Malang 59 gol dari 119 penampilan.

Disclaimer:

Jadilah kolektor trading card eksklusif dari jajaran pemain terbaik BRI Liga 1 musim 2021/2022 seperti Taisei Marukawa, Ilija Spasojevic, Ezra Walian, Febri Hariyadi, Ryuji Utomo hingga Pratama Arhan. Mulai sekarang semua bisa beli trading card BRI Liga 1 di official resmi www.fangir.com!

Back to blog

Legacy - Chris John

1 of 4